Menghindari Insomnia

By | June 10, 2017

tips kesehatanAkan sangat mengesalkan apabila setelah tubuh beraktivitas selama seharian, mengalami rasa lelah, khawatir akan kegiatan esok hari yang padat, namun tubuh tidak mau berkompromi untuk tidur pulas merupakan masalah klasik yang banyak dijumpai. Insomnia atau kesulitan tidur di malam hari akan mengakibatkan tubuh tidak segar dan pada esok hari akan terasa lemas. Secara fisik, kusut dan bawah mata yang menghitam merupakan ciri yang khas. Kerap menguap juga merupakan hasil bila seseorang mengalami insomnia karena tubuh kekurangan oksigen. Mengakomodasi stress merupakan langkah bijak untuk mengurangi resiko insomnia. Sangat lazim tubuh merasa khawatir dan kepikiran ketika tengah menghadapi masalah berat. Setiap orang pasti memiliki masalah sehingga kekhawatiran berlebih dapat dihindari. Mendengarkan music yang slow sesaat sebelum tidur juga dapat diaplikasikan untuk membuat syaraf menjadi lebih santai. Dengan ini, perasaan akan menjadi tenang dan proses tidur juga dapat dilakukan dengan mudah.

Terkait dengan tempat dimana kita tidur, menata tempat tidur bersih dan rapi juga dinilai cukup membantu keberhasilan untuk tidur pulas. Bantal dan guling yang ditempatkan pada tempatnya serta selimut yang setiap hari dilipat dengan rapi dapat mengurangi stress yang tidak perlu akibat kurang nyaman dengan tempat tidur yang kurang memadai. Pengaturan suhu dan cahaya yang masuk ke kamar juga penting untuk diperhatikan agar tubuh merasa nyaman.

Beberapa ahli juga menyarankan bagi para penderita insomnia untuk melakukan olahraga ringan seperti yoga atau pilates yang mampu meningkatkan fleksibilitas otot dan menenangkan hati. Melakukan kegiatan ini dua kali seminggu disarankan untuk dilakukan. Selain itu, mengonsumsi susu hangat juga bisa menjadi pilihan karena membuat lambung dan alat pencernaan lain menjadi lega. Produksi asam lambung yang ditekan juga mampu meningkatkan kualitas tidur secara totalitas. Namun, apabila langkah ini tidak bisa cukup membantu seseorang tidur lebih baik, pergi ke dokter untuk minta obat merupakan langkah terakhir yang bisa dilakukan. Mendiskusikan untuk tidak selalu bergantung pada konsumsi obat ini juga tidak boleh dikesampingkan.

Related posts: